Unesa Gelar Test of English Proficiency (TEP) bagi Mahasiswa Baru 2024

Surabaya, 17 September 2024 – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyelenggarakan Test of English Proficiency (TEP) untuk mahasiswa baru angkatan 2024 yang terdiri dari jenjang S1 dan D4. Tes ini diikuti oleh 15.339 mahasiswa dari seluruh fakultas di Unesa, yang berjumlah total 11 fakultas dari dua kampus, yaitu Kampus Lidah dan Kampus Ketintang. Pelaksanaan tes berlangsung di Audiotorium Gedung LPSP Lantai 9, dengan tujuan utama untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris mahasiswa baru sebagai persiapan untuk pembelajaran akademik lebih lanjut.
Rangkaian kegiatan TEP ini dimulai dengan penjelasan singkat mengenai tes, termasuk manfaat dan pentingnya TEP bagi mahasiswa. Setelah itu, mahasiswa mengikuti paper-based test secara offline, yang dibagi ke dalam tiga sesi per hari. Jadwal sesi-sesi tersebut adalah sebagai berikut: Sesi pertama berlangsung dari pukul 08.00 hingga 10.00, Sesi kedua dari pukul 11.00 hingga 13.00, dan Sesi ketiga dari pukul 14.00 hingga 16.00. TEP akan berlangsung mulai dari 17 September hingga 17 Oktober 2024, dengan jadwal khusus pada 17 Oktober 2024 bagi mahasiswa difabel, untuk memastikan seluruh mahasiswa mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengikuti tes.
Test of English Proficiency ini terdiri dari tiga bagian utama yang meliputi Listening Comprehension selama 35 menit, Structure and Written Expression selama 25 menit, dan Reading Comprehension selama 55 menit. Melalui pembagian waktu ini, TEP dirancang untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris mahasiswa secara komprehensif, mencakup kemampuan mendengar, memahami struktur bahasa, serta kemampuan membaca dan menganalisis teks berbahasa Inggris.
Pelaksanaan TEP ini memiliki manfaat penting bagi mahasiswa baru. Tes ini bukan hanya sebagai alat untuk menilai kemampuan bahasa Inggris mahasiswa, tetapi juga sebagai acuan bagi universitas dalam memberikan program bimbingan belajar yang lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing mahasiswa. Hasil dari TEP akan membantu mahasiswa memahami kekuatan dan kelemahan mereka dalam bahasa Inggris, sehingga mereka bisa fokus pada peningkatan di area yang diperlukan. Selain itu, kemampuan bahasa Inggris yang baik akan menjadi bekal penting bagi mahasiswa, baik dalam perjalanan akademik mereka di Unesa maupun dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif di masa depan.
Dengan pelaksanaan TEP ini, Unesa berkomitmen untuk mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. Kemampuan berbahasa Inggris yang baik diharapkan dapat menjadi nilai tambah bagi mahasiswa Unesa, sekaligus memperkuat posisi mereka di era global yang semakin menuntut keterampilan komunikasi dalam bahasa asing.
Share It On: