LPSP UNESA Gelar Capacity Building di Wonosobo untuk Tingkatkan Kinerja Optimal

Wonosobo, 4-6 Oktober 2024 – Lembaga Pendidikan dan Sertifikasi Profesi (LPSP) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyelenggarakan kegiatan Capacity Building bertema "Melangkah Bersama Menggapai Kinerja Optimal." Acara ini berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 4 hingga 6 Oktober 2024, di Wonosobo. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala LPSP, Dr. Maspiyah, M.Kes., Sekretaris LPSP, Dr. Nur Ahmad Arief, S.Pd., M.Pd., serta seluruh jajaran pusat di bawah LPSP, termasuk Pusat Diklat dan Sertifikasi Profesi, Pusat Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), Pusat Bahasa, Pusat Confucius Institute, beserta Gugus Penjaminan Mutu (GPM), Kepala Kantor LPSP, dan seluruh staf LPSP.
Kegiatan Capacity Building
ini berfokus pada peningkatan kompetensi dan kerjasama tim antar pusat di LPSP
melalui serangkaian aktivitas yang mencakup workshop motivasi, diskusi
kelompok, serta latihan team building di alam terbuka. Seluruh kegiatan
tersebut dirancang untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan komunikasi, serta
menyusun strategi guna menghadapi tantangan di masa mendatang. Dengan adanya
sesi ini, diharapkan semua pusat di bawah LPSP dapat lebih terkoordinasi dan
mencapai kinerja yang optimal.
Dalam sambutannya, Kepala LPSP,
Dr. Maspiyah, M.Kes. menjabarkan bahwa tujuan utama dari kegiatan Capacity
Building ini adalah untuk memperkuat sinergi antar pusat yang berada di
bawah LPSP. Menurutnya, tanpa adanya sinergi dan kolaborasi yang kuat di antara
pusat-pusat seperti Pusat Diklat dan Sertifikasi Profesi, Pusat RPL, Pusat
Bahasa, dan Pusat Confucius Institute, visi besar LPSP tidak akan dapat dicapai
secara optimal.
“Sinergi adalah kunci untuk
meningkatkan kinerja dan memberikan layanan yang optimal. Tiap pusat memiliki
peran penting dalam mencapai tujuan bersama, namun hanya dengan kekompakan,
kolaborasi, dan rasa kebersamaan, kita dapat mencapai kinerja yang jauh lebih
baik,” ujarnya.
Dr. Maspiyah juga menekankan
bahwa sinergi ini tidak hanya terkait dalam hal program kerja, tetapi juga
dalam memberikan dukungan moral dan emosional antar anggota tim. “Rasa saling
mendukung dan menguatkan di antara kita akan membentuk budaya kerja yang lebih
solid. Ini sangat penting, apalagi dalam menghadapi tantangan besar di masa
mendatang,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris LPSP,
Dr. Nur Ahmad Arief, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya
memanfaatkan media sosial sebagai salah satu alat promosi dan konektivitas
antara LPSP dan masyarakat luas. Ia menegaskan bahwa dengan berkembangnya
teknologi informasi, kehadiran LPSP di ranah digital menjadi semakin krusial.
“Konektivitas digital melalui
media sosial seperti Instagram dan situs resmi LPSP merupakan sarana yang
sangat penting untuk memperkenalkan program-program unggulan kita ke masyarakat
luas. Tanpa konektivitas yang kuat, promosi program LPSP akan sulit menjangkau
khalayak yang lebih luas,” jelasnya.
Dr. Nur Ahmad Arief juga mengajak
setiap pusat di bawah LPSP untuk memperkuat sinergi dalam memanfaatkan platform
digital. Dengan adanya media sosial, tiap pusat dapat saling berkolaborasi
dalam mempromosikan kegiatan mereka. “Kita harus berpikir sebagai satu kesatuan
yang saling mendukung, sehingga kehadiran digital kita tidak hanya tersebar
namun terintegrasi dengan baik, demi mendukung visi dan misi LPSP,” tambahnya.
Dengan terlaksananya kegiatan Capacity
Building ini, diharapkan seluruh pusat di LPSP dapat lebih meningkatkan
kinerja dan menghadapi tantangan ke depan dengan semangat baru. Acara ini
menjadi momentum bagi seluruh staf LPSP untuk berkolaborasi, membangun budaya
kerja yang lebih solid, serta memaksimalkan potensi teknologi dan media sosial
dalam memajukan program-program LPSP ke depannya.
Share It On: